PENGARUH TERAPI HERBAL PEMBERIAN JUS NANAS TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT : REVIEW LITERATUR
Abstract
Peningkatan asam urat dapat mengakibatkan gangguan pada tubuh manusia, penyakit ini dikenal dengan penyakit asam urat dan sering disebut penyakit gout. Menurut Data World Health Organization (WHO) prevalensi gout arthritis di dunia mengalami kenaikan yaitu 33,3% pada tahun 2018 menjadi 34,2% tahun 2020. Penatalaksanaan asam urat yang tidak tepat dapat membahayakan sehingga diperlukan terapi farmakologi atau terapi non farmakologi. Terapi secara nonfarmakologis dapat dilakukan dengan penggunaan terapi herbal. Buah nanas mengandung banyak senyawa yang dibutuhkan dalam menumpas asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus nanas terhadap penurunan kadar asam urat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur review melalui hasil pencarian artikel dari Google Scholar terdiri dari 771 artikel dan didapatkan 8 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian jus nanas berpengaruh terhadap penurunan kadar asam urat dengan rata-rata penurunan kadar asam urat 0,43-4,75 setelah mengkonsumsi jus nanas. Buah Nanas banyak mengandung serat, vitamin C, vitamin B, asam folat, tiamin, magnesium, enzim peroksidase, dan enzim bromelin. Kandungan aktif buah nanas tersebut memiliki pengaruh besar dalam membantu proses pencernaan protein dalam tubuh dan mengurangi penumpukan zat purin. Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh pemberian jus nanas terhadap penurunan kadar asam urat. Disarankan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efek samping dan manfaat lain dari jus nanas.
References
Ana B Montol dan Agnes Rotinsulu (2014) ‘Konsumsi Minuman Beralkohol dan Kadar Asam Urat pada Pria Dewasa di Kelurahan Koya Kecamatan Tondano Selatan Kabupaten Minahasa’, Gizido,6 (1), pp. 6-7
Anggraini, S. N., & Ayudytha, A. U. (2019). Efektifitas Kompres Ekstrak Jahe terhadap Nyeri Sendi Pada Pasien Gout Arthritis di Panti Sosial Tresna Werda Pekanbaru Riau. Photon: Jurnal Sain Dan Kesehatan, 10(1), 42–48. https://doi.org/10.37859/jp.v10i1.1476
Anisa Nur Nanik. (2020). Penerapan Latihan Isometrik Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Penderita Gout Arthritis di Keluarga. Jurnal Kesehatan, Volume 2, 74–84.
Annita, Honesty Diana Morika, & Sari, I. K. (2019). Pengaruh Konsumsi Jus Nanas Terhadap Kadar Asam Urat Pada Penderita Arthritis Gout. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 2(4657), 78–84.
Annita, Honesty Diana Morika, & Sari, I. K. (2022). Pengaruh Konsumsi Jus Nanas Terhadap Kadar Asam Urat Pada Penderita Arthritis Gout. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 4(4657), 78–84.
Barokah, F. A., & Ramadhan, G. E. (2023). Pengaruh Pemberian Jus Nanas Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat pada Lansia di RT 05 RW 06 Kelurahan Rempoa Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 2(1), 121–128. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v2i1.1119
Djoko, M., et al. (2019). Association between lifestyle factors and hyperuricemia in a rural population in Indonesia. Journal of the American College of Cardiology, 74(12), 1280-1287.
Fitriana, R. (2015). Cara cepat usir asam urat. Medika.
Ikhwani, Supriyatin, & Alam, M. (2021). Pengaruh Konsumsi Jus Nanas Terhadap Kadar Asam Urat Pada Wanita Menopause. Jurnal Sains Dan Kesehatan (JUSIKA), 5(1).
Indria Putri Utina, Agust A. Laya, & Nurlela Hi. Baco. (2023). Pengaruh Pemberian Buah Nanas Terhadap Kadar Asam Urat di Kelurahan Batulubang Lembeh Selatan. Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan Dan Kebidanan, 1(4), 124–132. https://doi.org/10.61132/corona.v1i4.91
Juariah, S., & Wati, D. (2021). Efektifitas Ekstrak Bonggol Nanas (Ananas Comosus L. Merr) Terhadap Escherichia coli. Meditory?: The Journal of Medical Laboratory, 8(2), 95–100. https://doi.org/10.33992/m.v8i2.1246
Lely., N. (2013). Jus Sakti Tumpas Penyakit Asam Urat. Pustaka Makmur.
Lingga, L. (2012). Bebas Penyakit Asam Urat Tanpa Obat. AgroMedia.
Mahendra, H. I., & Arum, P. (2021). Pengaruh Pemberian Sari Buah Kersen terhadap Kadar Asam Urat pada Penderita Hiperurisemia. Jurnal Gizi. https://doi.org/10.26714/jg.10.1.2021.1-13
Mauli, I., Chairzuran, M., & Nurliah, N. (2024). Efektifitas Pemberian Jus Nanas Terhadap Siklus Menstruasi. Darussalam Indonesian Journal of Nursing and Midwifery, 6(1), 84–92.
Noviyanti. (2015). Hidup sehat tanpa asam urat. Notebook.
Patyawargana, P. P., & Falah, M. (2021). Pengaruh Rebusan Daun Salam Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Lansia: Literarure Review. Healthcare Nursing Journal, 3(1), 47–51. https://doi.org/10.35568/healthcare.v3i1.1097
Pratiwi, A. R., & Chaniago, L. S. (2023). Pengaruh Pemberian Jus Nanas Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat di Desa Pasar Merah Timur Medan Kota. Jurnal Ilmiah Kohesi, 7(4), 264–270.
Pursriningsih, S. S. (2015). Aktivitas Fisik Terhadap Kadar Asam Urat Pada Remaja Laki-Laki. Artikel Penelitian, 1–20.
Rasyad, A. A., Nurbaya, & Erjon. (2019). Effects of pineapple (Ananas comocus (L .) Merr) extract to lower uric acid levels in hyperurismic in male rats Pengaruh pemberian ekstrak nanas (Ananas comocus (L .) Merr) terhadap penurunan kadar asam urat pada tikus jantan hiperurisemia. Jurnal Ilmiah Farmasi, 15(2), 64–69.
Risa, K. M., Listyaningsih, E., Tinggi, S., Kesehatan, I., & Yakkum, B. (2019). Strategi Pengendalian Kadar Asam Urat menggunakan Jus Sirsak dan Jus Nanas Pada Lansia. 002, 37–42.
Riskesdes. (2020). Buku pedoman pencegahan dan penanggulangan gout pada dewasa.
Jakarta: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.
Rusita, Y. D. (2016). Terapi Herbal Buah & Sayuran Untuk 10 Penyakit Berbahaya. Galmas.
Sari, Indah, Y. N., & Syamsiyah, N. (2017). Berdamai dengan asam urat. Bumi Medika.
Sonia, R., Yusnelti, Y., & Fitrianingsih, F. (2020). Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Durian (Durio zibethinus (Linn.)) sebagai Antihiperurisemia. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 10(2), 130–139. https://doi.org/10.22435/jki.v10i2.2148
Soputra, E. H., & Sinulingga, S. (2018). Hubungan Obesitas dengan Kadar Asam Urat Darah pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya ARTIKEL Pendahuluan Asam urat merupakan produk akhir dieksresikan melalui saluran kemih dalam hiperurisemia . Pada pene. Sjm, 1(3), 193–200.
Sutanto, T. (2013). Asam urat?: deteksi, pencegahan, pengobatan. Buku Pintar.
Syafrimar, W., & Febriyanto, T. (2024). Gambaran Kadar Asam Urat Pada Mahasiswa Yang Obesitas Sebelum Dan Sesudah Mengonsumsi Jus Nanas Di Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Jurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science, 4(1), 27–36. https://doi.org/10.33088/flms.v4i1.618
Tanelaph, P. N., Indriyani, T., & Rifiana, J. A. (2020). Efektivitas Jus Sirsak Dan Jus Nanas Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat. Carolus Journal Of Nursing, 3(1), 22–32. http://ejournal.stik-sintcarolus.ac.id/index.php/CJON/article/view/48
WHO, 2020. World Health Satistic. World Health Organization. Desi Alvionita Vivit Dwi
Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.