PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK MORINGA OLEIFERA LEAVES TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN BALITA DENGAN GIZI BURUK

Tri Novianty Mansyur

Abstract

Abstract. :  Moringa Oleifera Leaves that contain the most complete nutrition compared to any type of plant, and Moringa Oleifera Leaves is a source of vegetable food that is rich in nutritional content. Every part of M. Oleifera Leaves is a storehouse of essential nutrients and antinutrients, proven to promote growth in toddlers. The composition of the substances in Moringa leaves makes children able to obtain ideal nutritional needs. In addition, research also proves that Moringa leaves do not contain substances that are harmful to the body so that they can be consumed by children or adults. The World Health Organizatin (WHO) recommends that infants and children during their growth period consume Moringa leaves. This study is a quantitative research, The design of this research is (quasy-experiment) with one group pre and post test design. Of the 35 respondents as for children with malnutrition who meet the criteria for a sample of 30 respondents, the calculation is carried out based on the Slovin formula. The results of this study indicate that the Paired sample T test analysis of Body Weight before and after the intervention of giving Moringa Oleifera Leaves extract found different results, namely the average weight value after the Moringa Oleifera Leaves extral intervention was 8. 197 there was an increase in body weight compared to before the intervention which was 7,980. Conclusion the existence of  Moringa Oleifera Leaves extract ,that there is an effect that they are able to weight gain of children under five years.


Abstrak. Moringa Oleifera Leaves adalah daun yang mengandung nutrisi paling lengkap dibandingkan tanaman jenis apapun, dan Moringa Oleifera Leaves merupakan salah satu sumber pangan nabati yang kaya akan kandungan gizi. Setiap bagian dari M. oleifera adalah gudang penting nutrient dan antinutrient, terbukti dapat meningkatkan pertumbuhan balita. Komposis zat-zat  pada daun kelor menjadikan anak dapat memperoleh kebutuhan gizi yang ideal selain itu penelitian juga membuktikan bahwa daun kelor sama sekali tidak mengandung zat yang berbahaya bagi tubuh sehingga baik di konsumsi oleh anak ataupun orang dewasa. World Health Organizatin (WHO) merekomendasikan agar bayi dan anak pada masa pertumbuhannya mengonsumsi daun kelor. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, desain penelitian ini adalah (quasy- exsperiment) dengan one group pre and post test design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling yakni penentuan sampel berdasarkan kharakteristik tertentu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita responden. Adapun balita dengan gizi kurang yang memenuhi kriteria sampel sebanyak 30 responden perhitungan dilakukan berdasarkan rumus Slovin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari hasil analisis uji Paired sample T test Berat Badan sebelum dan setelah intervensi pemberian ekstrak Moringa Oleifera Leaves menemukan hasil yang berbeda, yakni nilai berat badan rata-rata setelah dilakukan intervensi ekstrak Moringa Oleifera Leaves  adalah 8.197 terjadi peningkatan berat badan dibandingkan sebelum intervensi yaitu 7.980, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian ekstrak Moringa Oleifera Leaves terhadap kenaikan berat badan balita.

References

DAFTAR PUSTAKA
Bakulu. Et al . 2015. Faktor resiko gizi buruk pada balita dikab. Donggak provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal gizi dan dietetik Indonesia, 3(1), pp. 51-59.
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. 2018. Rencana Kerja Tahun 2018.Sulawesi Selatan. Dinkes.
Fathnur. (2018) ‘Efektivitas Puding Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Perubahan Berat Badan Balita Kurang Gizi’, Jurnal Agrisistem, 14(2), pp. 134–140.
Hidro, Muh Perdana, Darmawansyih, Andi Faradillah. (2019). Gambaran Faktor Risiko Malnutrisi Pada Anak Balita Di Wilayah Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Umi Medical Journal, Vol 5, issue 1.
Iskandar, I., Hadju, V., As'ad, S. & Natsir, R. 2015. Effect Of Moringa Oleifera Leaf Extracts Supplementation In Preventing Maternal Anemia And Low Birth Weight. Ijsrp, 5, 1-3.
Kemenkes RI. 2018. Profil Keluarga Indonesia Tahun 2018. Jakarta: Kemenkes RI
Krisnadi, A. D. 2015. Kelor Super Nutrisi. Kelorina.Com.
Kuntari, Titi, et al. (2013). Faktor Risiko Malnutrisi Pada Bayi. JKMN, vol 7,No 1.
Muliawaty, Dyah. (2020). Pemanfaatan Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dalam Meningkatkan Berat Badan Balita. JKMM, Vol 11, No 01, (hal 44-53).
Rahayu, T.B, and Nurindahsari, A.W.Y. (2018) 'Peningkatan Status Gizi Balita Melalui Pemberian Daun Kelor (Moringa oleifera), Jurnal Kesehatan Madani Medika, 9 (2), pp. 2018-216.
Suzanna. Et al. 2016. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan status Gizi Anak Usia 6-59 Bulan. Jurnal Vokasi Kesehatan, 3(1).
Winarno, F. G. 2018. Tanaman Kelor (Moringa Oleifera) Nilai Gizi, Manfaat dan Potensi Usaha. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Authors

Tri Novianty Mansyur
trinovianty424@gmail.com (Primary Contact)
Mansyur, T. N. (2022). PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK MORINGA OLEIFERA LEAVES TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN BALITA DENGAN GIZI BURUK. Jurnal Kesehatan Marendeng, 6(1), 24–32. https://doi.org/10.58554/jkm.v6i1.36
Copyright and license info is not available

Article Details